GROBOGAN - Menjelang hari raya idul fitri 1445/2024 Pertamina menambah pasokan gas elpiji bersubsidi 3 kg untuk wilayah Grobogan sebanyak 12.300 tabung. Sebelumnya wilayah tersebut sempat dihebohkan adanya kelangkaan hingga melambungnya harga gas elpiji 3 kg dari mulai Rp 25 ribu - Rp 35 ribu. Bahkan pengecer/warung ada yang menjual hingga Rp 50 ribu.
Menurut Kadisperindag Grobogan, Pradana Setyawan atau yang akrab disapa Danis, upaya penambahan pasokan tabung gas 3 kg dari Pertamina untuk mengatasi kelangkaan dan memulihkan kestabilan harga.
"Ini permintaan kami kepada Pertamina, karena banyaknya permintaan masyarakat, hal ini untuk mengatasi kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg menjelang hari raya," terangnya.
Danis mengatakan, adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg karena keterlambatan distribusi dari pelabuhan ke agen/distributor, dan mulai tanggal 17 Maret dari SPBE (Stasiun pengisian gas) pendistribusian mulai lancar. Kemudian tanggal 24-27 Maret kemarin penambahan gas 3 kg mulai didistribusikan ke sejumlah pangkalan.
"Kami sudah mengumpulkan para agen di Disperindag tanggal 22 Maret kemarin, tujuannya untuk berkomitmen dan mendukung upaya ini," ujarnya. Senin (1/4/2024).
Danis mengimbau kepada masyarakat untuk membeli di pangkalan resmi, jika tidak dilayani laporkan ke Pertamina Call Center 135 atau ke Disperindag Grobogan.
Dia juga meminta Pertamina dan agen agar konsisten menguatkan hak dan tanggungjawab pangkalan, pengecer yang melanggar agar diberi sanksi tegas. (Ttg/red)
Tags:
Daerah


