Header ADS

Libur Lebaran Gua Sentono di Blora Ramai Pengunjung

Foto : Nampak pengunjung sedang asyik bersama keluarga

BLORA - Obyek wisata Gua Sentono di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora ramai dikunjungi masyarakat pada H+5 Idulfitri 1445 Hijriah.

Tidak sekedar berlibur Lebaran, tetapi sebagian pengunjung ingin bernostalgia mengenang masa lalu saat bertamasya ke Gua Sentono.

Beberapa pengunjung, membawa anak, orang tua hingga kerabat sambil membuat dokumentasi,  Area parkir juga dipenuhi sepeda motor dan mobil.

"Mumpung liburan, tamasya nya tidak usah jauh-jauh, kalau saya sudah sering saat remaja dulu, ini mengenalkan anak-anak, sama saudara, sambil nostalgia," kata Ratna, salah satu pengunjung dari Kecamatan Randublatung, Senin (15/4/2024).

Ungkapan senada disampaikan muji  Hartono dari Kecamatan Randublatung.

“Kesan saya Obyek Wisata Gua Sentono cukup bagus dan sangat alami karena gua sentono sendiri berada di atas sungai Bengawan solo, Ayo Dolan Blora, mumpung masih libur Lebaran," katanya.

Sejumlah pengunjung lainnya juga berharap agar keaslian lingkungan Gua Sentono tetap terjaga. Meski demikian perlu berbenah yang lebih inovatif, khususnya di Area Gua.

“Keaslian lingkungan memang harus terjaga, perlu sentuhan kekinian, misalnya dengan menambah lampu hias di dalamnya atau pernik lainnya yang membuat lebih mengesankan,” kata Wawan, salah seorang pengujung asal Jati, yang menikmati libur Lebaran bersama keluarganya.    
Keindahan dan keunikan Goa Sentono yang berada di kawasan lembah Bengawan Solo Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan Blora, menimbulkan rasa keingintahuan pengunjung untuk menelusuri sejarah terjadinya goa yang hingga saat ini masih dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Berdasarkan beberapa cerita warga Dukuh Sentono Desa Mendenrejo, dipercaya pada zaman dahulu tersebutlah kisah ada suatu padepokan kecil yang bernama “Sentono” dibawah pimpinan Ki Blacak Ngilo. Blacak Ngilo adalah bekas prajurit Majapahit yang melarikan diri disaat terjadi perang saudara memperebutkan kekuasaan atau perang paregreg.

Daerah Sentono sendiri terletak di tepi aliran Bengawan Solo, sehingga strategis untuk pertanian. Tak mengherankan jika Sentono dan sekitarnya mengalami perkembangan yang luar biasa hebat. Bahkan Blacak Ngilo oleh para pengikutnya diperlakukan bak seorang Raja.

(Wawan)
Lebih baru Lebih lama
Header ADS
Header ADS
GoogleNewsPJN