Header ADS

Penemuan Mayat Mengambang di Embung, Diduga Pengaruh Miras

GROBOGAN - Masyarakat Desa Tanggungharjo Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, dikejutkan adanya sesosok mayat mengambang di embung (penampungan air untuk pertanian) pada Sabtu (21/1/2023).

Saat ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin pria itu mengenakan kaos lengan panjang bergaris putih dan celana panjang. Jenazah diketahui bernama Wahyu Andriansyah (22) warga Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.

Berdasarkan informasi yang didapat, kejadian bermula ketika korban bersama Temannya yaitu Anik Musrifah (22) pada Kamis malam (19/1/2023)  pukul 20.30 Wib bermaksud membeli makanan ringan di Mini market Gubug dengan menggunakan sepeda motor matic. Setelah belanja selang kemudian korban mengajak Anik bermain ke rumah temannya yakni Kusuma Diana Putra di Desa Tanggungharjo tersebut. Sesampainya di Rumah Kusuma, mereka (korban dan teman-temannya) mengadakan pesta minuman keras. 

Melihat korban dalam keadaan mabuk berat, kemudian Kusuma mengantar Anik pulang kerumahnya (Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan). Usai mengantarkan Anik, Terlihat Korban masih dalam kondisi mabuk berat. Kemudian pada pukul 12 malam, korban disarankan untuk pulang, lalu saat Kusuma tertidur, korban dalam kondisi mabuk berat  akhirnya pulang mengendarai motor matic.

Keesokan harinya pada Jumat (20/1/2023) pukul 17.30 Wib, didapati motor yang digunakan korban terpakir didekat embung dalam koondisi kunci masih menempel. Salah seorang yang melihat motor tersebut yaitu Anu Putra langsung memberitahukan Kusuma, kemudian Kusuma langsung menghubungi Anik (teman korban).

Keesokan harinya Sabtu (21/1/2023), mayat tersebut ditemukan oleh seorang warga yang biasa berjualan di area embung pada pagi hari pukul 07.00 Wib. Sontak orang tersebut langsung memberitahukan warga, melalui perangkat desa kemudian menghubungi Polsek setempat. Tidak lama kemudian Polisi sampai ke lokasi dan langsung mengevakuasi mayat tersebut, oleh Tim INAFIS Polres Grobogan dibawa ke RS Getas Pendowo, guna dilakukan visum. Melalui pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, kemudian keluarga korban membawanya pulang untuk di makamkan. 

(Tatang S)
أحدث أقدم
Header ADS
Header ADS
GoogleNewsPJN