KUDUS - Kisruh Pro kontra dan carut marut KONI Kudus Akhirnya usai juga, setelah beberapa waktu nengalami perang urat syaraf dengan ketegangan yang cukup panas. Hal itu terjawab dengan dilaksanakannya pelantikan dan pengambilan sumpah janji Sulistyanto sebagai ketua KONI Kudus untuk masa bakti 2023-2027.
Sulistyanto dalam menduduki pucuk pimpinan KONI Kudus, harus ditebus dengan mahal, karena untuk meraih dan menduduki kursi nomor satu KONI Kudus, harus melalui jalan terjal, karena ketika Sulistyanto terpilih sebagai ketua KONI Secara aklamasi pada Musorkab 18 November 2023 lalu, Pihak rival Sulistyanto yakni kubu Nindya Woro semula tidak mengakui Sulistyanto sebagai ketua KONI Kudus terpilih, bahkan pihak Koni Jawa Tengah pun terkesan menganulir keterpilihan Sulistyanto sebagai Ketua KONI Kudus, yang terpilih melalui pada Musorkab November 2023.
Setelah sempat terjadi pro kontra terkait keabsahan pemilihan ketua KONI pada Musorkab November tahun lalu Akhirnya ketua KONI Jateng Bona Ventura turun tangan dan memanggil kedua belah pahak untuk dilakukan rekonsiliasi, tapi niat itu pun mengalami jalan buntu alias tidak ada hasil/ kesepakatan, karena kedua belah pihak tetap bersihkukuh pada pendapatnya masing masing. pihak Nindya Woro berprinsip untuk dilakukan Musorkab ulang, sedang Sulistyanto menolaknya.
Walau rekonsiliasi cukup alot, pun akhirnya kebekuan cair juga, dan keduanya berdamai, demi untuk perbaikan dan kemajuan olahraga di kabupaten Kudus. Akhirnya pada hari Senin 5 Pebruari 2024, bertempat di Gelanggang Olah Raga Bung Karno Kudus, Sulistyanto resmi dilantik sebagai ketua KONI Kudus.
Pada pelantikan tersebut dihadiri Forkopimda, para Pengkab KONI Kudus, Ketua Koni Jawa Tengah dan Ketua KONI se Pati Raya, serta kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kudus Harjono widodo SH.
Sebagai ketua KONI Kudus terpilih, Sulityanto bertekad memajukan olahraga dengan melakukan pembenahan di tubuh KONI Kudus, seperti yang disampaikan dalam pidato perdananya.
"Untuk mencapai hal itu ( prestasi ) ia akan melakukan beberapa langkah, yaitu, penataan organisasi dan penetapan target prestasi yang jelas dan terukur, serta pembinaan Pengkab," ungkapnya.
Sementara itu Ketua KONI Jateng Bona Ventura dalam sambutannya mengatakan," Dengan pelantikan ini semoga Kudus siap berbenah untuk menyongsong Porprov nantinya," harap Bona.
Bona juga menyayangkan adanya gonjang ganjing kepengurusan KONI Kudus, karena disatu periode kepengurusan, telah terjadi tiga kali Musorkab.
"Masa disatu periode jabatan sudah terjadi tiga kali Musorkab, itu kan kurang baik, monggo pengurus baru rajin rajin berkoordinasi dengan stakeholder, dan kita KONI Provinsi juga siap membantu," ujar Bona.
Bona menambahkan, bahwa potensi olahraga yang dimiliki atlet Kudus itu cukup tinggi, karena Kudus pernah masuk tiga besar di Porprov Jateng tahun 2018, namun tiba tiba turun menjadi peringkat 10 di Porprov tahun 2023 yang berlangsung di pati raya. (Faizun)
Tags:
Daerah


