GROBOGAN - Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi hampir sepekan di Kabupaten Grobogan mengakibatkan meluapnya Sungai Lusi dan menyebabkan banjir dibeberapa desa. Salah satu desa yang terdampak banjir dengan ketinggian hingga pinggang orang dewasa yakni Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi.
Diketahui Ada lima dusun yang terdampak banjir paling parah yaitu, Dusun Karanganyar 120 rumah, Dusun Karangasem 25 rumah, Dusun Nganggil 60 rumah, Dusun Brangkal 108 rumah dan Dusun Bantengmati 26 rumah.
Selain menggenangi rumah warga, banjir juga merendam puluhan hektar sawah. Bisa dipastikan jika banjir tak kunjung surut petani akan mengalami gagal panen.
Melihat keadaan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Grobogan turun ke lokasi sekaligus menyalurkan bantuan sembako untuk korban bencana banjir di Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan, Kamis (14/03/2024).
Kepala BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih menyampaikan saat memberikan bantuan sembako untuk korban banjir di Balai Desa Karanganyar Purwodadi, bahwa banjir terjadi karena kenaikan elevansi Sungai Lusi.
"Kenaikan elevansi Sungai Lusi sehingga secara otomatis daerah yang berdekatan dengan Sungai Lusi terdampak atas luapan air hingga menyebabkan banjir. Wilayah Desa Karangayar ini, sebagian besar terdampak karena luapan Sungai Lusi ini," terangnya.
Endang juga menambahkan bahwa ada beberapa tempat yang juga terdampak akibat luapan Sungai Lusi.
"Luapan Sungai Lusi selain di Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Penawangan, Karangrayung, dan juga ada di sekitaran Lemah Putih, Grobogan Juga," tutur Endang.
Adapun beberapa titik, lanjut Endang, lokasi yang terdampak sangat parah tentunya yang berada dipinggiran Sungai Lusi, termasuk Kecamatan Tawangharjo, ada di Mayahan dan juga termasuk Desa Karanganyar ini, Kedungrejo, Jagalan yang berada di Kecamatan Purwodadi, dan ada beberapa di Desa Lemah Putih Kecamatan Brati. (Heri/red)
Tags:
Daerah


