Header ADS

Beredarnya Pemberitaan Judi Sabung Ayam di Magersari, Berikut Ini Penjelasan Jeka

Gambar : ayam aduan 

REMBANG - Beredarnya pemberitaan dugaan judi sabung ayam di Kelurahan Magersari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang, membuat heboh publik. Pasalnya istilah adu ayam atau sabung ayam mungkin akan sangat kental dengan perjudian. Namun, anggapan itu tak berlaku bagi komunitas Gagak Rimang Rembang.

Hal itu disampaikan Jeka Pengelola Arena sabung ayam Gagak Rimang Rembang kepada wartawan, Sabtu (23/3/2024).

Menurutnya, dalam komunitas yang dinamai Gagak Rimang Rembang memang menyediakan arena bertarung khusus ayam aduan. Namun perlu diketahui, sabung ayam yang dilakukan itu untuk perbaikan kwalitas ayam sekaligus menyalurkan hobi. 

Ia mengatakan terbentuknya komunitas Gagak Rimang Rembang belum lama ini, saat itu, sejumlah peternak ayam aduan bercerita mengenai keluh kesah beternak ayam aduan.

Kemudian dari situ, mereka memutuskan untuk membuat tempat guna menyalurkan hobi ayam aduan. Yang patut diperhatikan menurut Jeka di lokasi adu ayam ini ia tegaskan tidak ada embel-embel perjudian yang mengiringi.

Ia mengungkapkan bahwa pada awalnya, untuk mencari lokasi yang nantinya akan digunakan ayam laga sangatlah sulit. Sebab lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga. 

"Setelah mendapatkan lokasi arena ayam laga, disitulah kemudian dimulailah adu ayam yang diikuti oleh seluruh penggemar ayam aduan.

" Peserta yang datang tidak hanya dari wilayah sekitar, namun juga dari luar daerah," ujarnya.

"Biasanya 50 orang yang datang di ayam laga. Di dalam komunitas tersebut, tidak semua membawa ayam, banyak juga yang hanya menonton saja," ujarnya.

Untuk dapat mengikuti ayam laga, kata Jeka, setiap peserta harus membayar biaya kontribusi sejumlah yang ditentukan atas kesepakatan bersama. Uang tersebut, pada akhirnya pun dinikmati oleh para peserta sendiri.

Disamping itu, komunitas ini juga memberikan kontribusi untuk lingkungan meskipun hanya sedikit.

Kebanyakan mereka peserta yang datang di arena ayam laga, hendak mengetahui seberapa hebat kwalitas ayam yang mereka miliki, yang kemudian bakal dijadikan indukan. Selanjutnya ayam yang bagus bakal dilelang.

Jeka menyebut, memang hal yang sulit menghapus stigma negatif terkait dengan ayam aduan khususnya mengenai perjudian. Namun secara perlahan, komunitas yang ia bentuk itu membuktikan bahwa melalui ayam aduan ini stigma itu pelan pelan bakal hilang sendiri.

(Vio)
أحدث أقدم
Header ADS
Header ADS
GoogleNewsPJN