SRAGEN, Jateng – Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam bersama-sama para pejabat utama menyambut kedatangan Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda yang singgah di Mapolres Sragen dengan menggunakan Helycopter.
Turut hadir dalam kegiatan pengecekan jalur udara kesiapan jalur arus mudik lebaran masa Operasi Kepolisian Ketupat Candi 2024, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan, Kabid Humas Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kabid TIK Kombes Pol Didik Dwi Santoso dan Dir Samapta Polda Jateng Kombes Pol DR. Risto Samodra.
Pengecekan jalur dilakukan melalui jalur udara, hingga melintasi wilayah Sragen selanjutnya menerima paparan yang disiapkan Kapolres Sragen, terkait kesiapan Polres Sragen dalam menghadapi jalur mudik lebaran, baik melalui ruas jalan Tol maupun jalur arteri.
Sementara itu, saat ditemi sejumlah wartawan, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan dengan didampingi Kabidhumas Polda Jateng dan Kapolres Sragen menjelaskan bahwa oengecakan jalur di wilayah Sragen ini perlu dilakukan karena berbatasan dengan wilayah Jawa Timur, baik jalur Tol maupun jalur arteri.
Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan bahwa dari pemaparan Kapolres Sragen, dirinya menyatakan bahwa Polres Sragen telah siap mengamankan jalur mudik lebaran baik jalur Tol maupun jalur arteri.
Bersamaan dengan kunjungan ini, Kombes Pol Sonny Irawan sekaligus mensosialisasikan surat keputusan bersama tentang pembatasan tranfortasi sumbu tiga.
Jadi area limpahan arus dari jakarta, dari barat yang akan menuju ke timur, bahwa transfortasi sumbu tiga keatas, mulai tanggal 5 sampai tanggal 16 April 2024 tidak boleh beroperasional dijalan tol trans nasional khususnya Jawa Tengah, mulai dari jalan tol Pejagan hingga masuk wilayah Bawen.
“Kemudian wilayah arterinya yaitu Pantura hingga ke wilayah Purwokerto, apabila nanti ditemukan maka Ditlantas akan melakukan langkah preemtif, Preventif dan juga represif. Kita telah menyiapkan kantong-kantong parkir. Harapan kami, para pengelola angkutan barang bisa melihat surat kepu. Red



